anamuthiatus10's blog
mencari dan memberi yang terbaik
 
 
cerita inspirasi 2
Posted on September 20th, 2010 at 1:07 am by anamuthiatus10

nama  : ana muthiatus sa’adah
nrp : G14100089
laskar 15

cerita inspirasi 2

Ini tentang seeorang yang saya rasa dia mempunyai hati yang begitu lapang. Ketika sebuah ujian datang menghampiri hidupnya.
Suatu ketika dalam perjalanan yang bisa saya sebut perjalanan untuk berjihad. Dimana dia, sebut saja Niki dan seorang temannya bernama Aulia melakukan perjalanan ke Jogjakarta dengan mengendarai motor.  Mereka berdua hendak mendaftar ke salah satu Universitas di Jogja. Dengan segala persiapan yang matang, mereka berangkat. Namun sebelumnya, kegundahan melanda hati Niki, ketika dia memandang ijazah SMA nya yang belum lama dia terima. Dan tahukah kalian apa yang di lakukan..? Niki memasukkan kembali ijazah tersebut ke dalam lemari berkasnya. Ijazah itu tidak dia sertakan dalam perjalanan kali ini. Padahal tujuan mereka ke Jogja hendak mendaftar kuliah Entah mengapa dia melakukan itu.
Sebelum dhuhur, mereka berangkat ke Jogja. Alhasil di tengah perjalanan mereka singgah di masjid di Kutoarjo untuk melakukan sholat dhuhur.
Keduanya berwudhu, kemudian sholat. Tanpa bermaksud teledor, Niki meletakan tas nya di belakang tempatnya sholat. Namun apa yang terjadi… setelah dia selesai sholat? tas Niki tak dia temukan ada di tempat semula Niki meletakan tasnya.. masya Allah… kemana tas nya..? tak mungkin kan kalau tasnya itu jalan sendiri…
Dan setelah beberapa lama mereka mencari-cari, diambillah kesimpulan bahwa tas Niki telah hilang. Mereka tak lantas mengadukan hal tersebut ke ta’mir masjid setempat. Namun tahukah apa yang Niki perbuat..? dia berlutut seraya memasrahkan semuanya pada Allah mengenai apa yang terjadi. Adapun Aulia hanya merasa iba dengan hal itu, sementara Niki mengikhlaskan apa yang sudah hilang itu.. walaupun ada charger handphone dan beberapa potong baju yang ada bersama tas yang hilang itu.. Namun Niki sangat bersyukur karena sebelum berangkat dia tidak jadi mengiktusertakan ijazahnya. Beribu ucap syukur dia haturkan kepada Allah. Mengenai tasnya yang hilang.. dia mengikhlaskan itu.. dia percaya Allah akan mengganti semua yang hilang itu dengan yang lebih baik.

cerita inspirasi 1
Posted on September 20th, 2010 at 1:00 am by anamuthiatus10

nama : ana muthiatus sa’adah
nrp: G14100089
laskar: 15

Cerita inspirasi 1

Ketika itu.. saya masih berusia 15 tahun. Saat kelulusan SMP, terbesit di benak Bunda saya untuk memasukkan saya ke pesantren. Bukan dengan alasan kebayakan, bahwa yang di sekolahkan di pesantren itu mayoritas adalah untuk pertaubatan seorang anak yang sudah kepalang bandel. Saya bukan anak bandel.. itu jujur. Hanya satu alasannya mengapa saya akan  disekolahkan di pesantren selepas SMP itu.. bunda berkata ” bunda terlalu miskin ilmu untuk mendidikmu agama nak… sekolah di pesantren ya..?”.
Dan keinginan Bunda jelas antagonis dengan rencana saya selepas SMP, saya berkeinginan untuk melanjutkan sekolah di SMA di daerah saya, bersama-sama dengan teman-teman saya SMP.
Namun apalah daya, seorang anak haruslah mengikuti keinginan orang tuanya selama itu baik. dan dengan berat hati, saya menuruti keinginan bunda saya. Saya sekolah di pesantren. Jauh dari rumah, jauh dari teman-teman. Dan terkejutlah saya, ketika sampai di pesantren. Beberapa hal bertolak belakang dengan apa yang saya bayangkan sebelumnya tentang pesantren itu seperti apa. Dengan format sekolah seperti Madrasah Aliyah dan di asramakan, saya jalani hari-hari saya di pesantren dengan keterpaksaan yang sangat jelas terlihat di wajah saya. Sungguh semuanya terasa sangat berat. Pesantren itu jauh dari  pusat kota, terasingkan di balik pegunungan..  entah mengapa kemarahan saya muncul tiba-tiba. Mengapa bunda saya tega memasukkan saya ke tempat ini.Mengapa bunda tega membuat saya menjalani kehidupan  yang serba sederhana di sini. Saat harus antri ketika kita mau mandi.. bahkan saat kita mau makanpun juga antri.  Serba antri.
3 tahun saya jalani kehidupan saya di sana. Entah sudah beribu kali saya mengeluh minta pulang. Namun bunda tidak pernah mengiyakan itu.
Barulah sekarang saya sadar. Betapa baiknya  bunda sudah memasukkan saya di pesantren. karena di sanalah tempatnya. Saya bertemu dengan orang-orang hebat yang menginspirasi saya. Pesantren itu paket lengkap.

in IPB
Posted on June 18th, 2010 at 10:21 pm by anamuthiatus10

I find new experience…

serruu…banget..!
Posted on June 18th, 2010 at 9:29 pm by anamuthiatus10

bercyber2 ria… serru deh…